KABARMBOIS.ID, JAKARTA – Semangat gotong royong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.
Donasi yang dihimpun dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan mencapai Rp2.164.037.334 untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penggalangan dana berlangsung melalui QR Code yang tersedia di tiga titik panggung kesenian pada rangkaian perayaan Kemerdekaan, Selasa (18/8/2026).

Partisipasi masyarakat menjadi bentuk solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas mengatakan, Kesenian Rakyat tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati kesenian rakyat, tapi menjadi sarana menguatkan kepedulian dan gotong royong.
“Momentum Kemerdekaan menjadi pengingat semangat gotong royong dapat diwujudkan dengan aksi nyata. Donasi masyarakat membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujar Rohan.
Penghimpunan donasi dilakukan dengan dukungan keluarga besar BUMN dan Danantara Indonesia bersama pemerintah untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.
Danantara Indonesia juga mengoordinasikan dukungan lintas BUMN. Masa tanggap darurat di sejumlah wilayah terdampak ditetapkan pemerintah daerah hingga 28 Agustus 2026.

Pada tahap awal, dukungan difokuskan pada pemulihan layanan dasar, distribusi bantuan serta penguatan operasional posko kemanusiaan.
Hingga Senin (17/8), PLN memulihkan sekitar 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik yang terdampak gempa. Pemulihan untuk mengembalikan layanan dasar, fasilitas umum dan operasional posko bantuan.
Di sektor komunikasi, Telkom Group percepat pemulihan jaringan telekomunikasi untuk menjaga konektivitas, koordinasi penanganan bencana dan akses informasi masyarakat. Dukungan distribusi bahan bakar juga diperkuat untuk menunjang mobilitas warga serta pengerahan bantuan.
Selain pemulihan layanan dasar, bantuan kemanusiaan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, antara lain pangan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan pengungsian dan kebutuhan operasional posko.
Relawan dan posko penanganan bencana juga akan diperkuat di sejumlah wilayah prioritas, termasuk Kabupaten Sikka, Nagekeo, Ngada, Ende dan Manggarai.
Menurut Rohan, penghimpunan bantuan masih dilakukan bersamaan dengan pemetaan kebutuhan masyarakat agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada respons darurat, tetapi dapat dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Fokus kami memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan menjawab kebutuhan paling mendesak. Kami juga mulai memetakan kebutuhan lanjutan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak,” jelasnya.
Danantara Indonesia bersama keluarga besar BUMN juga mulai mendata rumah warga yang mengalami kerusakan berat.
Pendataan menjadi bagian dari persiapan dukungan pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
sekaligus menunjukkan bahwa perayaan Kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum hiburan.
Melalui penggalangan donasi di panggung kesenian bentuk kolaborasi masyarakat, pemerintah, Danantara Indonesia dan BUMN, dukungan bagi warga terdampak bencana NTT diharapkan dapat diberikan secara berkelanjutan, tepat sasaran serta memperkuat solidaritas, kepedulian sosial dan kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan.
