KABARMBOIS.ID, MALANG – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang berhasil menangani kebakaran rumah di Jalan Gajayana Gang 4, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Rabu (14/10/2026).
Operasi pemadaman berlangsung selama 17 menit, mulai pukul 12.43 hingga 13.00 WIB, dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam dan empat personel.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan kebakaran rumah pada pukul 12.27 WIB.
Petugas kemudian berangkat pukul 12.30 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 12.43 WIB setelah menempuh jarak sekitar 7,6 kilometer.
“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Operasi berlangsung selama 17 menit dan selesai pada pukul 13.00 WIB,” jelas Pandu.
Rumah yang terbakar diketahui milik Muslimin. Dalam proses penanganan, petugas menggunakan sekitar 2.000 liter air untuk memadamkan api dan mengendalikan area terdampak seluas kurang lebih 8 meter persegi.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menyelesaikan operasi dan meninggalkan lokasi pada pukul 13.10 WIB. Tim kemudian tiba kembali di markas komando pada pukul 13.25 WIB.
Berdasarkan data laporan kejadian, tidak terdapat laporan korban meninggal dunia, luka-luka, maupun orang hilang.
Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam tahap perhitungan. Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan sehingga belum dapat dipastikan.
Pandu menegaskan, penanganan kebakaran tidak hanya bertujuan memadamkan api, tetapi juga mengendalikan dampak kejadian agar tidak meluas dan membahayakan keselamatan warga maupun bangunan di sekitarnya.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab kebakaran secara tepat.
Di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berkepanjangan, Pandu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan kosong.
Kelalaian dalam penggunaan peralatan listrik, kompor, serta sumber api lainnya dapat memicu kebakaran apabila tidak diantisipasi.

“Masyarakat perlu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan kompor setelah digunakan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Jika hendak meninggalkan rumah, periksa kembali peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” imbaunya.
Pandu juga mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lahan kering yang ditumbuhi rumput atau semak.
Api yang awalnya kecil dapat merambat dengan cepat ketika vegetasi mengering dan kondisi angin mendukung penyebaran api.
Warga diminta segera melaporkan kejadian atau indikasi kebakaran kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Masyarakat juga diharapkan tidak menghambat akses kendaraan pemadam ketika petugas menuju lokasi kejadian.
Melalui penanganan cepat dan peningkatan kewaspadaan masyarakat, Damkar Kota Malang terus mendorong upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran secara terpadu.
Kesadaran menjaga keamanan rumah dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran, khususnya selama musim kemarau, sekaligus melindungi keselamatan jiwa dan harta benda. (Red)


