KABARMBOIS.ID, BOGOR – Arema FC harus bekerja keras di babak kedua setelah tertinggal 1-2 dari tuan rumah Garudayaksa FC pada paruh pertama laga pekan ke-5 Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore. Sempat memimpin lebih dulu melalui gol cepat Matheus Blade, pertahanan Singo Edan lengah usai water break dan kebobolan dua gol balasan beruntun hanya dalam tempo dua menit.
Arema FC sejatinya mengawali laga dengan sangat menjanjikan. Pertandingan baru berjalan lima menit, skema set piece anak asuh Marcos Santos berbuah hasil.
Tendangan sepak pojok oleh Marcos Vinicius, disambut apik dengan sundulan Blade yang memenangkan duel dengan kiper Holec. Ia sukses membobol gawang Garudayaksa FC memanfaatkan skema serangan kilat.
Gol tersebut sempat menjalani peninjauan Video Assistant Referee (VAR) untuk mengecek potensi pelanggaran atau posisi offside. Akhirnya wasit Yoko Suprianto dan tim VAR mengonfirmasi sahnya gol tersebut, dan membawa Singo Edan unggul 1-0 atas tuan rumah.

Sempat beberapa kali membuat peluang emas, Arema FC justru kecolongan. Usai kesempatan water break untuk mengatasi cuaca terik di Bogor, justru jadi kesempatan tuan rumah memanfaatkan celah di barisan pertahanan Singo Edan.
Berawal dari sapuan bola dari Gabriel Silva yang kurang sempurna, berhasil dikejar oleh Jayro Jean. Sprint sembari membawa bola membuat Ahmad Maulana yang sempat mengisi posisi bek tengah, kewalahan.
Sontekan tajam ke arah gawang ditepis Adi Satryo dan bola muntah langsung disambar oleh Brian Rubio pada menit ke-34. Sepakan keras yang merobek jalan Singo Edan berhasil jadi gol penyama kedudukan menjadi 1-1.
Belum sempat menata ulang organisasi pertahanan, gawang Arema FC kembali bobol dua menit berselang. Tepat pada menit ke-36, striker tuan rumah Jayro Jean, melepaskan tembakan terukur yang gagal diantisipasi kiper Arema FC, membalikkan keunggulan menjadi 2-1 untuk Garudayaksa FC.
Skor 2-1 untuk keunggulan Garudayaksa FC bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Marcos Santos harus kembali melakukan penyesuaian taktik dan pergantian pemain di babak kedua, untuk mengulang tren kebangkitan Singo Edan demi mencuri poin dari Bogor. (red)


