Spanyol Pecahkan Rekor, Rebut Juara Dunia 2026 Hanya Kebobolan 1 Gol Di Putaran Final

Published:

KABARMBOIS.ID – Keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menghadirkan trofi kedua dalam sejarah mereka, tetapi juga memunculkan sejumlah catatan istimewa yang mengukir rekor baru di pentas sepak bola dunia.

Salah satu pencapaian paling mencolok adalah kokohnya lini pertahanan La Furia Roja. Sepanjang turnamen, Spanyol hanya kebobolan satu gol, sehingga menjadi tim pertama yang mampu menjuarai Piala Dunia dengan catatan kebobolan seminim itu.

Di final, Spanyol juga menurunkan dua pemain muda, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi. Keduanya menjadi remaja keempat dan kelima yang tampil pada laga final Piala Dunia. Sebelumnya, hanya ada Pelé bersama Brasil pada 1958, Giuseppe Bergomi bersama Italia pada 1982, dan Kylian Mbappe bersama Prancis pada 2018. Menariknya, seluruh pemain remaja tersebut selalu mengakhiri final sebagai juara dunia.

Kesuksesan Spanyol juga mengantarkan pelatih Luis de la Fuente mencatat sejarah baru. Pada usia 65 tahun 28 hari, ia menjadi pelatih tertua yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia. Rekor sebelumnya dipegang sesama pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, yang membawa La Roja juara pada 2010 saat berusia 59 tahun 220 hari.

Di kubu Argentina, Lionel Messi tetap menorehkan sejarah meski gagal mempertahankan gelar juara dunia. Kapten La Albiceleste itu menjadi pemain lapangan tertua yang tampil pada final Piala Dunia, yakni pada usia 39 tahun 25 hari. Ia memecahkan rekor legenda Swedia Gunnar Gren yang tampil pada final 1958 saat berusia 37 tahun 241 hari.

Messi juga menyamai rekor mantan kapten Brasil, Cafu, sebagai pemain yang tampil dalam tiga final Piala Dunia. Sebelumnya Messi bermain pada final edisi 2014, 2022, dan kini 2026. Sementara Cafu mencapai final secara beruntun pada 1994, 1998, dan 2002.

Deretan rekor tersebut semakin melengkapi perjalanan Piala Dunia 2026 yang ditutup dengan keberhasilan Spanyol kembali berdiri di puncak sepak bola dunia setelah penantian selama 16 tahun. (red)

Related articles

Recent articles