Ngecas HP Di Atas Kasur, Rumah Di Jalan Polowijen IV Kota Malang Hangus Dilalap Api

Published:

KABARMBOIS.ID, MALANG – Sebuah rumah di Jalan Polowijen Gang IV, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, ludes dilalap api pada Kamis (23/7/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu telepon genggam yang sedang diisi daya di atas kasur hingga memicu kobaran api yang dengan cepat membesar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang Pandu Rizki Darmawan melalui Komandan Regu (Danru) 2 Dhiya Ulhaq mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB. Sebanyak tiga hingga empat unit mobil pemadam beserta sekitar 14 personel langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Saat kami tiba, kobaran api sudah cukup besar dan hampir menguasai bangunan. Kami langsung memfokuskan pemadaman dari sisi kanan dan kiri bangunan untuk membatasi penyebaran api sebelum memadamkan titik utama kebakaran,” ujarnya usai proses pemadaman.

Menurut Dhiya, proses pemadaman berlangsung sekitar 20 hingga 30 menit. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan selama kurang lebih 30 menit untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Dari hasil asesmen sementara, rumah yang terbakar memiliki lebar sekitar tujuh hingga delapan meter dengan panjang mencapai 13 hingga 14 meter. Bagian depan bangunan mengalami kerusakan paling parah, sedangkan bagian belakang masih dapat diselamatkan.

Petugas juga sempat menghadapi kendala saat proses pemadaman. Akses menuju titik api dipenuhi tumpukan barang, sementara konstruksi atap berbahan kayu yang roboh turut menghambat proses pemadaman. Beberapa personel bahkan sempat tertimpa genteng, namun tidak mengalami luka karena menggunakan alat pelindung diri (APD).

Akibat peristiwa tersebut, seorang anak pemilik rumah mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan. Korban terluka saat berusaha membuka pintu kamar yang diduga menjadi titik awal munculnya api.

“Saat membuka pintu kamar, korban langsung terkena semburan api yang sudah membesar di dalam ruangan,” jelas Dhiya.Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga berasal dari telepon genggam yang sedang dicas di atas kasur di salah satu kamar.

Kobaran api kemudian dengan cepat membesar karena di dalam kamar juga terdapat tabung gas portabel berukuran kecil.Selain menghanguskan sebagian besar bangunan rumah, sebuah sepeda motor yang berada di dalam rumah turut terbakar.

Sementara itu, tetangga korban bernama Fitri mengaku kebakaran terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, sebelum api muncul, aliran listrik di kawasan tersebut sempat padam.

“Tiba-tiba lampu mati seperti korslet, lalu pemilik rumah langsung teriak minta tolong. Setelah listrik padam, langsung muncul api dan rumah terbakar. Saat itu di dalam rumah ada Bu Iswiyani bersama dua anaknya,” tuturnya.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengisi daya perangkat elektronik serta memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. (red)

Related articles

Recent articles