KABARMBOIS.ID, MALANG – Kebakaran melanda kompleks pujasera yang berisi tujuh kios UMKM di Jalan Danau Ranau, tepat di belakang Superindo Kelurahan Sawojajar Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Jumat (24/7/2026) malam. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp700 juta.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.35 WIB. Hanya berselang dua menit, lima unit mobil pemadam kebakaran bersama 15 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Petugas menempuh jarak sekitar 4,7 kilometer dan tiba di lokasi pada pukul 21.43 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemblokiran pada area yang belum terbakar agar kobaran api tidak merambat ke bangunan lain, kemudian dilanjutkan dengan proses pemadaman dan pendinginan.
“Dugaan sementara, api berasal dari area dapur salah satu warung pecel lele yang berada di dalam kompleks pujasera. Karena bangunan kios saling berdempetan, api dengan cepat menjalar ke kios lainnya,” ujarnya.

Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 470 meter persegi. Selama proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 20 ribu liter air untuk menjinakkan kobaran api.
Proses penanganan berlangsung sekitar 76 menit. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Dalam proses penanganan, UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang turut mendapat dukungan dari Relawan RJT, Polresta Malang Kota, PLN, Babinsa, serta relawan Es Teh Anget.
Sebelumnya, warga sekitar dikejutkan munculnya kepulan asap hitam disertai kobaran api dari salah satu warung sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke enam kios lainnya sehingga warga tidak berani melakukan pemadaman secara mandiri.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada sumber api yang berasal dari area dapur salah satu warung makan di kompleks pujasera tersebut. (red)
