KABARMBOIS.ID, JAKARTA – Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menjadi komitmen TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, dan profesional.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun saat menjadi narasumber pada kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas (ZI) TNI AD Tahun 2026 yang diikuti para Kasdam, Irdam, dan Asisten Perencanaan Kotama jajaran TNI AD di Jakarta, (Selasa, 30 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun memaparkan pengalaman Divif 2 Kostrad dalam membangun Zona Integritas.
Satker Divif 2 Kostrad telah meraih predikat WBK, kemudian diikuti seluruh satuan kerja Brigade dan Resimen jajaran Divif 2 Kostrad yang secara berturut-turut memperoleh predikat serupa sepanjang 2022 hingga 2025.
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Divif 2 Kostrad untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan TNI AD.
Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menyampaikan, keberhasilan membangun Zona Integritas berawal dari komitmen seorang pemimpin yang mampu menjadi teladan, menggerakkan seluruh unsur satuan, serta memastikan setiap program berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Predikat WBK bukanlah tujuan akhir,” tegas Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun.
Ia menambahkan, budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan merupakan tujuan utama pelaksanaan reformasi birokrasi.
“Jika pimpinan memiliki komitmen yang kuat, Reformasi Birokrasi akan tercapai dan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya akan semakin meningkat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menjadi narasumber bersama Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB serta Kapus Reformasi Birokrasi TNI AD.
Menurut Pangdivif 2 Kostrad, pelaksanaan Reformasi Birokrasi telah memberikan manfaat nyata bagi satuan, mulai dari meningkatnya kualitas tata kelola organisasi, terbukanya peluang kenaikan tunjangan kinerja, hingga dukungan pembangunan rumah dinas prajurit di sejumlah satuan sebagai bentuk apresiasi Komando Atas kepada satuan yang berhasil membangun Zona Integritas.
Selain memperkuat tata kelola organisasi, Divif 2 Kostrad juga terus meningkatkan profesionalisme prajurit melalui peningkatan kualitas latihan, kesiapsiagaan operasi, serta pengembangan berbagai inovasi teknologi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Divif 2 Kostrad dalam mempertahankan predikat WBK sekaligus memastikan satuan selalu siap melaksanakan tugas Operasi Militer untuk Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.
Di tengah arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik, Divif 2 Kostrad menegaskan komitmennya menjadikan Reformasi Birokrasi sebagai budaya kerja satuan.
Dengan tata kelola organisasi yang semakin baik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI terus meningkat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan prajurit beserta keluarga serta mendukung pengabdian kepada bangsa dan negara. (Ach)
