KABARMBOIS.ID – Timnas Iran berhasil menggagalkan upaya Selandia Baru meraih kemenangan perdana sepanjang sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia setelah memaksa laga berakhir imbang 2-2 pada pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Senin (15/6/2026).
Duel berlangsung sengit sejak menit awal. Selandia Baru tampil mengejutkan dengan dua kali unggul melalui penyerang andalannya, Elijah Just. Namun Iran menunjukkan mental kuat dengan selalu mampu menyamakan kedudukan.
Iran sebenarnya membuka ancaman lebih dulu lewat Mehdi Taremi yang memaksa kiper Max Crocombe melakukan penyelamatan penting. Namun justru Selandia Baru yang berhasil mencuri gol pembuka pada menit ketujuh.
Berawal dari peran penting kapten Chris Wood dalam membangun serangan, Elijah Just sukses menuntaskan peluang dengan tendangan terarah yang gagal diantisipasi kiper Iran, Alireza Beiranvand. Gol tersebut membawa All Whites unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Iran berusaha meningkatkan intensitas serangan. Taremi hampir mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan jarak jauh dari luar kotak penalti, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Momentum akhirnya datang bagi Iran usai jeda minum babak pertama. Tim asuhan Amir Ghalenoei tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-32 melalui Ramin Rezaeian.
Bek senior Iran itu menusuk ke area pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan kaki luar yang melewati Crocombe. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Selandia Baru kembali membuat kejutan. Baru sembilan menit setelah restart, Chris Wood kembali berperan penting dengan memberikan umpan matang kepada Elijah Just.
Pemain bernomor punggung 11 tersebut kembali menunjukkan ketajamannya dengan melepaskan penyelesaian akurat yang membuat Selandia Baru kembali unggul 2-1 pada menit ke-54.
Namun keunggulan itu hanya bertahan sekitar sepuluh menit. Iran kembali menunjukkan efektivitasnya ketika Rezaeian bertransformasi menjadi kreator serangan. Umpan silang akuratnya berhasil disambut sundulan Mohammad Mohebbi yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang Selandia Baru pada menit ke-64.
Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 dan pertandingan semakin terbuka. Kedua tim saling berusaha mencari gol kemenangan, tetapi peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan.
Peluang terbaik Selandia Baru hadir pada masa injury time ketika Chris Wood menyundul bola dari jarak dekat. Namun Beiranvand masih mampu mengamankan bola sehingga skor tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup G berlangsung ketat. Iran dan Selandia Baru sama-sama mengoleksi satu poin, sama seperti Belgia dan Mesir yang juga bermain imbang pada pertandingan lainnya.
Pada laga berikutnya, Selandia Baru akan menghadapi Mesir pada 21 Juni, sementara Iran ditantang Belgia dalam pertandingan yang diprediksi menjadi penentu peta persaingan grup. (red)
