KABARMBOIS.ID, MALANG – Arema FC memperkuat kolaborasi dengan brand lokal Malang. Menyambut kompetisi musim 2026/2027, klub berjuluk Singo Edan tersebut resmi menggandeng Ultras Malang sebagai penyedia official casual wear bagi pemain dan ofisial tim.
Kerja sama tersebut berlaku selama satu musim dan diperkenalkan di Kandang Singa, kantor Arema FC, Rabu (12/8/2026). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya klub memperluas potensi komersial sekaligus memperkuat identitas Arema FC di luar lapangan.
Manajer Store Arema FC, Tjiptadi Purnomo, menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan pakaian kasual pemain dan tim untuk aktivitas nonpertandingan akan didukung oleh Ultras Malang.
“Kerja sama ini berjalan untuk satu musim. Nanti kebutuhan casual wear pemain dan tim akan didukung sepenuhnya oleh Ultras,” ujar Tjiptadi.
Menurutnya, produk tersebut akan digunakan pemain dan ofisial dalam berbagai aktivitas tim, mulai dari perjalanan pertandingan tandang hingga agenda menuju stadion.
Meski demikian, Tjiptadi menegaskan kerja sama dengan Ultras Malang tidak menggantikan posisi apparel utama Arema FC. Untuk perlengkapan pertandingan serta kebutuhan konferensi pers sebelum dan sesudah laga, Arema FC tetap menggunakan produk dari Etams.
“Berbeda dengan Etams yang digunakan untuk pertandingan serta press conference match sebelum maupun sesudah pertandingan. Kalau untuk casual wear, pemain dan tim bersama Ultras,” jelasnya.
Pemilihan Ultras Malang sebagai mitra casual wear bukan tanpa pertimbangan. Tjiptadi menyebut brand tersebut telah memiliki nama kuat di Malang dan mendapat tempat tersendiri di kalangan Aremania.
Selain itu, Ultras Malang memiliki pengalaman sebagai apparel Arema FC pada era Rise To Fight musim 2012/2013.
Pembahasan mengenai kolaborasi ini sebenarnya telah dimulai sejak musim sebelumnya. Namun, kerja sama baru terealisasi untuk kompetisi 2026/2027.
Ke depan, kolaborasi antara Arema FC dan Ultras Malang juga berpeluang dikembangkan ke sektor produksi official merchandise klub.
“Ultras ini brand yang sudah sangat ternama di Malang dan disukai Aremania. Kami melihat ada peluang besar di sini,” tambah Tjiptadi.
Owner Ultras Malang, Ivan Syahrul, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menyebut kolaborasi dengan Arema FC menjadi kesempatan bagi brand lokal tersebut untuk kembali memberikan dukungan kepada Singo Edan melalui lini yang selama ini menjadi fokusnya.
“Kami menyambut baik kesempatan ini untuk kembali men-support Arema dari sisi yang lain. Sesuai concern yang kami jalankan selama 10 tahun terakhir, fokus kami memang di lini kasual,” ungkap Ivan.
Ivan memastikan kerja sama tersebut tetap berjalan harmonis dengan keberadaan apparel utama Arema FC. Ia bahkan mengapresiasi manajemen Arema FC dan Etams yang memberikan ruang kepada brand lokal untuk berkolaborasi.
“Terima kasih kepada manajemen Arema FC dan pihak Etams yang memberikan space bagi kami, brand lokal, untuk dapat men-support bersama-sama dalam mengarungi perjalanan kompetisi mendatang,” katanya.
Tak hanya memberikan nilai tambah dari sisi branding, kerja sama ini juga memiliki kontribusi langsung terhadap finansial klub. Ivan mengatakan sebagian hasil penjualan produk kolaborasi akan disalurkan untuk mendukung kas Arema FC.
“Harapan kami kerja sama ini memberikan dampak positif bagi Ultras secara brand dan Arema secara klub. Ke depan, dalam setiap penjualan akan ada kontribusi langsung dari kami untuk Arema FC. Semoga Arema diberi kemudahan dan kejayaan di kompetisi musim ini,” pungkasnya.
Kolaborasi Arema FC dan Ultras Malang tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana brand lokal dapat mengambil peran dalam mendukung kebutuhan klub, sekaligus membuka peluang pengembangan industri kreatif dan merchandise berbasis sepak bola di Malang. (red)


