Arema FC Genjot Fisik Pemain Jelang Super League 2026/2027, Marcos Santos Evaluasi Piala Presiden

Published:

Arema FC Kembali Genjot Fisik Pemain

KABARMBOIS.ID, MALANG – Arema FC kembali meningkatkan intensitas latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Para pemain ini berusaha untuk mempersiapkan laga uji coba menghadapi RANS Nusantara FC, Sabtu (22/8/2026) sore.

Program latihan tersebut menjadi bagian dari evaluasi tim setelah Arema FC menyelesaikan kiprahnya di Piala Presiden 2026. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai turnamen tersebut memberikan banyak manfaat bagi tim, terutama untuk mengidentifikasi kekuatan dan kekurangan skuad.

Pelatih asal Brasil itu juga memanfaatkan Piala Presiden untuk melihat secara langsung performa para pemain baru yang didatangkan Arema FC untuk musim 2026/2027.

Menurut Marcos, informasi mengenai karakter dan kemampuan pemain anyar memang telah menjadi pertimbangan sebelum proses perekrutan. Namun, penampilan langsung dalam pertandingan memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kemampuan mereka.

“Melihat menuju Liga Super musim ini, kami senang mendapat kesempatan bermain di Piala Presiden lalu. Bagi kami itu sangat bagus, karena bisa mengetahui permainan dan para pemain khususnya yang baru bergabung dengan Arema,” jelas Marcos.

Selain mengukur kemampuan individu, Marcos menilai Piala Presiden juga membantu pemain membangun koneksi di lapangan.

Hal tersebut menjadi aspek penting karena skuad Arema FC mengalami sejumlah perubahan dengan masuknya beberapa pemain anyar. Proses adaptasi antarpemain pun menjadi salah satu fokus tim pelatih sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Kami merekrut para pemain baru itu, salah satunya juga mempertimbangkan karakter dan visi bermainnya, yang mungkin berbeda dari kami, dan kami sudah tahu bagaimana mereka bermain,” kata Marcos.

Menurutnya, pertandingan kompetitif memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk mengetahui bagaimana para pemain baru beradaptasi dengan sistem permainan Arema FC.

Dari evaluasi tersebut, tim pelatih kemudian dapat menentukan aspek yang masih perlu diperbaiki, termasuk kondisi fisik, pemahaman taktik, serta koneksi antarpemain.

Dari sisi hasil, perjalanan Arema FC di Piala Presiden 2026 memang belum sepenuhnya memenuhi target.

Singo Edan harus mengakhiri turnamen di posisi keempat setelah mengalami kekalahan dari Persija Jakarta dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

Marcos mengakui tim sebenarnya menginginkan hasil yang lebih baik. Kendati demikian, ia tetap melihat pengalaman selama turnamen sebagai modal penting untuk melakukan pembenahan.

“Memang hasil di posisi keempat turnamen belum bisa membuat kami bahagia, tapi kami jadi lebih mengetahui dan menyiapkan tim untuk lebih baik dalam menghadapi Super League mendatang,” pungkasnya.

Dengan evaluasi tersebut, Arema FC kini mengarahkan fokus pada persiapan menuju Super League 2026/2027. Peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu bagian yang digenjot, sembari membangun pemahaman permainan dan kekompakan skuad.

Bagi Marcos Santos, pengalaman di Piala Presiden menjadi bahan penting untuk memastikan Arema FC tampil lebih siap ketika kompetisi resmi bergulir. (red)

Related articles

Recent articles