KABARMBOIS.ID, MALANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polresta Malang Kota melalui pendampingan dan pemanfaatan lahan produktif di tengah masyarakat.
Salah satunya dilakukan Aipda Bintoro, anggota Polsek Lowokwaru, dengan terlibat langsung dalam kegiatan panen jagung di lahan milik Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Lahan pertanian seluas sekitar 700 meter persegi yang berada di Jalan Atletik tersebut menghasilkan sekitar 8 kuintal jagung. Selain mendampingi proses panen, Bintoro juga membantu pengupasan jagung bersama Ketua RW 04 Eko dan warga setempat.
Komoditas yang dipanen merupakan jagung pipil varietas Pertiwi 6. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan pertanian yang dilakukan mulai dari masa tanam, perawatan tanaman hingga memasuki masa panen.
Bintoro mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan yang tersedia.
“Kami juga mengajak warga setempat melakukan swasembada tanaman pangan, memaksimalkan lahan sempit dengan menanam sayuran, buah, bahkan ternak ikan konsumsi,” ujar Bintoro, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendampingan dalam kegiatan produktif juga menjadi sarana membangun kemitraan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi lingkungan.
Hasil panen sekitar 8 kuintal dari lahan seluas 700 meter persegi tersebut menunjukkan adanya potensi pengembangan komoditas jagung di wilayah Tasikmadu.
Bintoro berharap pendampingan terhadap petani maupun warga dapat terus dilakukan sehingga produktivitas pertanian masyarakat semakin berkembang. Pemanfaatan lahan secara kreatif juga dinilai dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan rumah tangga.
Ia mencontohkan pemanfaatan lahan terbatas di sekitar rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Tanaman seperti sawi, kangkung, bayam, cabai, hingga seledri dapat dibudidayakan menggunakan polybag.
“Dengan swasembada tanaman sayur di sekitar rumah, bisa dipetik dan diolah kapan saja. Jadi warga tidak menunggu harus belanja dulu. Contohnya seperti sawi, kangkung, bayam, cabai, dan seledri yang bisa ditanam di polybag,” pungkasnya.
Kegiatan panen jagung di lahan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung ketahanan pangan dari tingkat lingkungan.
Melalui pendampingan tersebut, Polresta Malang Kota mendorong masyarakat untuk semakin optimal memanfaatkan lahan produktif dan meningkatkan hasil pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. (red)


