KABARMBOIS.ID, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyambut baik kepercayaan FIFA kepada Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, penunjukan tersebut menjadi kehormatan sekaligus momentum penting bagi sepak bola nasional.
Hal itu disampaikan Erick saat berada di Booth FIFA dalam gelaran Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta, Jumat (11/9). Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Indonesia untuk bersatu memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Tentu ini kehormatan buat kita semua. Saya mengharapkan seluruh stakeholder sepak bola bisa bersatu mendukung FIFA ASEAN Cup,” kata Erick.
Erick menilai ajang tersebut juga menjadi peluang besar bagi Tim Nasional Indonesia untuk mencatatkan sejarah dengan memburu gelar juara. Karena itu, dukungan dari seluruh elemen sepak bola, termasuk suporter, dinilai penting untuk mengantarkan skuad Garuda meraih prestasi terbaik.
“Para suporter yang selalu dukung tim nasional, mari kita bersatu untuk sekali lagi kita beri dukungan yang terbaik buat tim nasional. Saya juga berharap tim nasional, baik pelatih, pemain, memberikan yang terbaik, karena ini kesempatan besar kita untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup,” ujarnya.
Menurut Erick, pencapaian tim nasional tidak dapat hanya mengandalkan kerja keras individu. Keberhasilan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem sepak bola nasional.
Selain dukungan terhadap turnamen, Erick turut mengapresiasi komitmen FIFA yang terus mendampingi Indonesia. Dukungan tersebut diberikan melalui tim manajemen FIFA di tingkat pusat maupun regional yang kini berada di Indonesia untuk memastikan persiapan dan penyelenggaraan ajang berjalan baik.
Erick menyebut dukungan FIFA tidak berhenti pada pelaksanaan kompetisi. FIFA juga dinilai memiliki komitmen jangka panjang dalam pengembangan ekosistem sepak bola Indonesia, termasuk pembangunan fasilitas pendukung dan pengembangan pemain muda.
Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas pusat pelatihan untuk program pengembangan pemain muda di Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas itu diharapkan menjadi bagian dari penguatan pembinaan sepak bola nasional.
“Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FIFA, yang selalu percaya pada Indonesia,” pungkas Erick. (red)


