Marcos Santos Kecewa Arema FC Ditahan PSM, Keunggulan Dua Gol Sirna di Menit Akhir 2 Poin Melayang

Published:

KABARMBOIS.ID, PAREPARE – Pelatih Arema FC Marcos Santos tak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu membawa pulang satu poin dari markas PSM Makassar.

Arema FC sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul 3-1 atas tuan rumah. Namun, keunggulan tersebut akhirnya sirna setelah PSM mencetak gol penyeimbang pada penghujung pertandingan.

Meski kecewa, Marcos tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya yang dinilai sudah tampil disiplin sepanjang pertandingan.

“Tentunya, ini merupakan pertandingan yang sulit, kami sudah mempelajari bagaimana PSM Makassar bermain di pekan pertama beberapa hari lalu,” jelas Marcos.

Keunggulan dua gol yang dimiliki Arema FC membuat Marcos Santos semakin menyesalkan hasil akhir pertandingan.

Singo Edan bahkan sempat mencoba mengubah pendekatan permainan setelah berada dalam posisi unggul. Marcos meminta anak asuhnya tidak terlalu terbuka dan lebih mengutamakan keamanan untuk mempertahankan keunggulan.

Namun, strategi tersebut belum cukup untuk membendung tekanan PSM Makassar hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

“Saya sempat mencoba meminta para pemain untuk bermain aman, tidak terlalu bermain terbuka saat unggul 1-3. Namun, kami harus kebobolan di menit-menit akhir. Saya bangga dengan perjuangan para pemain dan secara taktikal tidak menyerah,” lanjutnya.

Menurut Marcos, hasil imbang tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan perjuangan timnya di lapangan.

Pelatih asal Brasil itu menilai para pemain Arema FC tetap menunjukkan kedisiplinan dan menjalankan instruksi taktikal hingga pertandingan berakhir. Hanya saja, kesalahan kecil dalam situasi tertentu harus dibayar mahal dengan gol penyama kedudukan.

Di sisi lain, Marcos juga memberikan apresiasi kepada PSM Makassar yang terus memberikan tekanan dan tidak menyerah meski sempat tertinggal dua gol.

PSM Makassar Diakui Beri Tekanan Besar

Marcos mengakui PSM Makassar membuat Arema FC berada dalam situasi sulit, terutama melalui tekanan yang diberikan sejak awal pertandingan.

Intensitas permainan Juku Eja membuat Arema harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan. Singo Edan baru mampu menemukan pola serangan yang lebih terstruktur setelah pertandingan memasuki babak kedua.

Menurut Marcos, PSM memiliki kualitas dan persiapan yang baik sehingga mampu terus memberikan perlawanan hingga peluit panjang.

“Kami berhasil membuka keunggulan, kami mengapresiasi juga untuk PSM Makassar yang tidak menyerah, mereka tim yang bagus, terlatih dengan sangat baik,” pungkasnya.

Hasil imbang 3-3 tersebut membuat Arema FC tetap belum terkalahkan dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026/2027. Singo Edan kini mengoleksi empat poin dan selanjutnya bersiap menghadapi Persik Kediri pada pekan ketiga. (red)

Related articles

Recent articles