Kebakaran SMPN 7 Kota Malang, Api Bakar Ruang Perpustakaan dan Tak Merambat ke Ruangan Lain

Published:

KABARMBOIS.ID, MALANG — Kebakaran menimpa bangunan SMP Negeri 7 Kota Malang di Jalan Lembayung, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Minggu (20/9/2026) siang.

Api membakar bagian ruang perpustakaan, namun berhasil dipadamkan sebelum merambat ke ruangan lain.

Kapolsek Kedungkandang Polresta Malang Kota, Kompol M. Roichan, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui saksi bernama Gibran Ismail sekitar pukul 11.50 WIB.

Saat itu, saksi yang berada di area lapangan melihat kepulan asap berasal dari arah bangunan sekolah.

“Saksi kemudian mendatangi sumber asap dan melihat api sudah membakar ruang perpustakaan,” kata Roichan kepada Ketik.com, Minggu (20/9/2026).

Melihat kondisi tersebut, saksi meminta bantuan warga sekitar. Informasi kebakaran selanjutnya diteruskan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.

Petugas kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Selain menjinakkan api, petugas Damkar bersama anggota Polsek Kedungkandang turut mengamankan sejumlah barang serta tumpukan buku yang masih memungkinkan untuk diselamatkan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan akibat kebakaran.

“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merambat ke ruangan lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” ujar Roichan.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, titik api ditemukan di area belakang ruang perpustakaan, tepatnya pada tumpukan kayu yang berada di bagian lompongan.

Material kayu yang dalam kondisi kering diduga membuat api cepat membesar dan kemudian menyambar bagian plafon bangunan yang rangkanya juga menggunakan material kayu.

“Titik api berasal dari tumpukan kayu di belakang ruang perpustakaan, kemudian menyambar plafon yang didominasi kayu. Penyebab awal munculnya api masih kami selidiki,” jelasnya.

Polisi masih mendalami apakah titik api tersebut berkaitan dengan aktivitas pembakaran atau faktor lain.

Sementara itu, berdasarkan keterangan sementara Kapolsek Kedungkandang, tidak terdapat korban dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. (Red)

Related articles

Recent articles