KABARMBOIS.ID, MALANG – Memulai masa tugas sebagai Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P S, SH, SIK, MH, langsung mempererat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan Curhat Kamtibmas dan Keliling Pos Kamling di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (1/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi wadah dialog untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Agenda yang dipusatkan di kawasan Monumen Pahlawan Hamid Rusdi, Jalan Kalisari Wonokoyo, itu dihadiri sekitar 100 warga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta pejabat utama Polresta Malang Kota. Hadir pula Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin dan Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Danang memperkenalkan diri sebagai Kapolresta Malang Kota yang baru. Ia menegaskan komitmennya untuk meneruskan berbagai program positif yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Saya masih baru bertugas di Kota Malang dan tentu akan melanjutkan program-program yang telah dibangun sebelumnya. Kami ingin terus bersinergi dengan Forkopimda dan seluruh masyarakat untuk menjaga Kota Malang tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Menurut Danang, Curhat Kamtibmas menjadi media komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat diketahui secara langsung dan dicarikan penyelesaian bersama.
Selain berdialog dengan warga, Kapolresta bersama Wali Kota Malang juga meninjau Pos Kamling. Ia berharap keberadaan pos keamanan lingkungan tersebut dapat terus dioptimalkan sebagai ujung tombak menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari keberlanjutan Program SIM Bhabinkamtibmas, pengaturan penutupan jalan saat kegiatan masyarakat, peluang penyandang disabilitas menjadi anggota Polri, hingga harapan percepatan pembangunan Pasar Gadang.
Menanggapi hal itu, Danang memastikan Program SIM Bhabinkamtibmas tetap dijalankan. Sementara terkait penutupan jalan saat hajatan, ia menilai perlu adanya musyawarah warga serta koordinasi dengan pemerintah setempat agar tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.
Ia juga menegaskan Polri telah membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi penerimaan anggota akan terus disosialisasikan hingga tingkat Polsek.
Kapolresta turut mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai kanal pengaduan yang telah disediakan Polri, termasuk layanan Call Center 110, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti sesuai wilayah hukum masing-masing.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengapresiasi inisiatif Polresta Malang Kota yang membuka ruang dialog secara langsung dengan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Polresta Malang Kota yang membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan sesuai kewenangan masing-masing,” katanya.
Ali juga meminta camat, lurah, serta seluruh perangkat wilayah untuk terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat, termasuk dalam menangani persoalan sosial seperti stunting, anak putus sekolah, hingga berbagai isu sosial lainnya agar dapat dicegah sejak dini.
Melalui kegiatan Curhat Kamtibmas dan Keliling Pos Kamling tersebut, Polresta Malang Kota berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga setiap aspirasi dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait dan menghasilkan solusi yang tepat sasaran. (red)


