Denpom V/3 Malang Tekankan Disiplin Lalu Lintas bagi Pengemudi Kendaraan Dinas TNI

Published:

KABARMBOIS.ID, MALANG – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 Malang kembali menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas kepada prajurit TNI di wilayah hukumnya.

Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan safety riding dan driving campaign yang digelar di Aula Denpom V/3 Malang dan Lapangan Brawijaya Rampal, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya MPM Honda, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Satlantas Polresta Malang Kota, serta Denkesyah Malang.

Peserta kegiatan secara khusus berasal dari personel TNI yang memiliki tugas sebagai pengemudi kendaraan dinas di satuan masing-masing.

Dandenpom V/3 Malang Letkol Cpm Sintong P. Hutabarat, S.Hub.Int., S.I.P., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran sekaligus kemampuan prajurit dalam berkendara.

Menurut Sintong, pengemudi kendaraan dinas memiliki tanggung jawab untuk memahami teknik serta taktik berkendara sesuai jenis kendaraan yang dioperasikan.

Foto: Redaksi Kabar Mbois (Denpom V/3 Malang bersama mitra terkait menggelar safety riding dan driving campaign bagi prajurit TNI yang bertugas sebagai pengemudi kendaraan dinas di Aula Denpom V/3 Malang, Rabu (16/9/2026) pagi.)

Kegiatan tersebut juga berkaitan dengan upaya penegakan dan pembinaan disiplin berlalu lintas bagi jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah hukum Korem 083/Baladhika Jaya.

“Dan harapan kami, seluruh peserta yang mempunyai jabatan pengemudi di satuannya masing-masing bisa menerapkan ilmu dan ketaatan yang baik selama menggunakan unit ataupun kendaraan yang digunakan di satuannya masing-masing,” ujar Sintong.

Sintong menjelaskan, kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Tujuannya kembali mengingatkan para pengemudi dari jajaran TNI AD mengenai pentingnya teknik dan taktik dalam mengoperasikan kendaraan.

Kemampuan mengemudi, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Dengan demikian, pengemudi tidak hanya dituntut mampu mengendalikan kendaraan, tetapi juga memahami prinsip keselamatan dan disiplin selama menjalankan tugas.

Materi Disesuaikan Jenis SIM TNI

Dalam pelaksanaan safety riding dan driving campaign tersebut, materi diberikan dengan menyesuaikan jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) TNI yang dimiliki setiap prajurit.

Materi mencakup kemampuan mengoperasikan berbagai kategori kendaraan, mulai dari kendaraan roda dua hingga kendaraan taktis.

“Untuk yang pertama, SIM A untuk roda empat, kemudian SIM C untuk roda dua, kemudian SIM B untuk kendaraan besar yaitu truk, dan yang terakhir adalah SIM B2 khusus untuk kendaraan taktis (rantis) khusus dalam hal ini kami menghadirkan Anoa,” kata Sintong.

Pembagian materi berdasarkan jenis SIM tersebut diharapkan membuat setiap pengemudi memahami karakteristik kendaraan yang digunakan sekaligus meningkatkan keterampilan berkendara sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

Melalui kegiatan tersebut, Denpom V/3 Malang mendorong para pengemudi kendaraan dinas TNI untuk terus mengutamakan keselamatan, kemampuan teknis, serta kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas dalam menjalankan tugas sehari-hari. (red)

Related articles

Recent articles