KABARMBOIS.ID, MALANG – Reyner Fausta Yosilianto, warga Dusun Claket, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, dipastikan menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam insiden karamnya kapal KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Kapal tersebut dilaporkan terbalik dan tenggelam saat pelayaran dari Suarabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) lalu. Reyner, menjadi salah satu korban asal Malang.
Pria berusia 22 tahun tersebut menumpangi kapal KM Virgo dalam rangka perjalanan mengantar barang berupa snack.
“Almarhum dalam rangka perjalanan ekspedisi pengiriman barang berupa snack sebagai kernet truk. Ia mengirim barang dari Blitar dengan tujuan ke Banjarmasin, menaiki kapal dari Surabaya menuju Banjarmasin,” terang Kepala Desa (Kades) Pagersari, Kecamatan Ngantang, Bambang Santoso, Selasa (15/9/2026).
Dalam pelayaran, Reyner berangkat bersama sopir truk yang bernama Susanto asal Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Namun nasib Susanto hingga Selasa (15/9/2026) belum belum ditemukan.

Jenazah korban, Reyner dipulangkan dan dimakamkan ke Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar atas dasar keputusan musyawarah keluarga, Selasa (15/9/2026).
“Almarhum memang warga Pagersari. Tapi asalnya Desa Krisik, Blitar,” jelas Bambang.
Korban, Reyner meninggalkan satu orang anak laki-laki berusia tujuh bulan dan istri.
“Almarhum bekerja sebagai kernet truk pengiriman barang mungkin sudah satu tahun terkahir,” kata Kades Pagersari.
Merespon musibah yang menimpa warganya, pihak desa langsung bergerak mendampingi keluarga korban, mulai dari komunikasi dengan pihak SAR di Banjarmasin hingga mengawal hak-hak administratif almarhum.
Berkat respons cepat berbagai pihak, proses pemulangan hingga pemakaman dapat berjalan lancar. Hak santunan korban melalui Jasa Raharja juga dipastikan segera keluar dan diserahkan kepada sang keluarga korban.
“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk proses terkait hak keluarga korban sesuai dengan peraturan yang ada, itu menyangkut tentang Jasa Raharja. Dan alhamdulillah untuk Jasa Raharja juga beres. Insyaallah besok (Rabu) kalau tidak ada halangan akan diterimakan,” tandas Bambang. (nus)


