KABARMBOIS.ID, MALANG — Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor Honda Vario dan truk Mitsubishi terjadi di Jalan Tumenggung Suryo, tepat di depan Kampus STIEKN Jayanegara, Kota Malang, Selasa (15/9/2026) dini hari.
Dua pelajar asal Kabupaten Malang tewas di lokasi, sementara seorang rekan mereka mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.50 WIB. Sepeda motor Honda Vario N 4622 EGV dikendarai Rionaldo Ariel Saputro (17), warga Desa Sonowangi, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, dengan membonceng Jose (17) dan Moh. Rayhand Haidar Rochman (16), keduanya warga Kecamatan Turen.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Eko Prasetyo mengatakan, motor tersebut melaju dari arah utara menuju selatan.
Dalam perjalanan, pengendara diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol serta menggunakan ponsel saat mengemudi.
“Motor kemudian oleng ke kanan hingga melewati marka tengah jalan,” kata Eko.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi S 9520 UK yang dikemudikan Wahyu Tri Saputro (27), warga Kabupaten Blitar. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.
Benturan keras menyebabkan Rionaldo dan Jose mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi.
Sementara Rayhand mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan medis.
“Dua korban meninggal dunia di lokasi, sedangkan satu penumpang lainnya dibawa ke RSSA untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Eko.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah Rionaldo dan Jose ke Kamar Jenazah RSSA Malang untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Polisi juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.
Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota masih menangani perkara tersebut untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk kedua kendaraan sudah diamankan dan saat ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota,” pungkas Eko.
Polisi mengingatkan pengendara, khususnya kalangan remaja, agar tidak mengemudi dalam kondisi dipengaruhi alkohol maupun menggunakan ponsel saat berkendara.
Faktor tersebut dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal di jalan raya. (Red)


